12 Maret 2010

Tips Memilih Pipa dari Tukang Pipa

Terkadang kita memerlukan Tukang pipa untuk memperbaiki pipa ledeng kita yang sedang rusak karena patah atau bocor kita tak dapat memperbaiki sendiri karena kita bukan ahlinya, berikut ini ada beberapa tips dalam memilih pipa saat kita pergi ke toko material untuk membeli pipa.
Pipa dapat dibagi menjadi 2 bagian besar. Pipa dari logam dan non-logam yang biasa di jual di pipe distributor. Logam terdiri dari carbon steel, stainless steel, aluminium, nickel dan lainnya. Berikut ini adalah contoh dalam desain pipa untuk pabrik industri gas alam, minyak, atau pabrik kimia lainnya.

Pertama, insinyur proses harus menghitung apa dan berapa banyak macam kandungan yang akan melewati pipa yang ada di pipe distributor. Pada dasarnya, semua pipa untuk proses biasanya harus memakai pipa logam dan dimulai dari material carbon steel yang paling murah.
Problem disebabkan korosi dapat diatasi dengan menambah ketebalan pipa sebesar kecepatan korosi dikali tahun lamanya pabrik didesain. Tetapi, jika total ketebalan yang dibutuhkan untuk mengatasi korosi itu terlalu tebal, pipa akan menjadi sangat tebal dan tidak efektif dalam pembangunannya. Untuk keadaan ini, pipa dari stainless steel menjadi pilihan selanjutnya.
Selain korosi, suhu fluida juga menentukan material pipa. Semakin rendah suhu, logam akan menjadi mudah mengalami retakan. Ini karena sifat brittle (getas) logam bertambah pada suhu rendah . Stainless steel merupakan salah satu yang tahan akan suhu rendah. Karena itu, untuk cryogenic service (fluida dengan suhu operasi dibawah -196 degc) stainless steel adalah material yang cocok dibandingkan dengan carbon steel.
Stainless steel sering disebut juga corrosion resistance alloy (campuran logam tahan korosi) dan tentunya lebih mahal dibandingkan carbon steel. Stainless steel bisa dibagi menjadi beberapa jenis, contohnya austenitic, feritic, martenistic, duplex dan high alloy stainless steel (campuran tinggi logam stainless steel). Sayangnya, stainless steel tidak tahan terhadap semua jenis korosi, terutama korosi yang disebabkan oleh klorida, sulfida serta fluida asam (sour fluid) lainnya.
Pemilihan material di pipe distributor ini bukan hanya untuk pipa, tetapi juga berlaku untuk bejana (vessel), katup (valve) dan elemen pipa lainnya. Untuk katup, walaupun material dari badan katup bisa memakai carbon steel, tetapi bagian dimana korosi tidak diperbolehkan untuk menjaga kemampuan katup untuk menyekat (sering disebut sebagai trim, seperti bagian valve seat, stem dan lainnya), maka penggunaan stainless steel atau logam tahan korosi lainnya menjadi keharusan.
Pada saat melakukan pemilihan material yang sebenarnya, mungkin tidak akan semudah yang dijabarkan diatas, tetapi secara umum, begitulah proses pemilihan material pada saat mendesain pabrik industri.
tukang pipa memang banyak tau soal instalasi saluran pipa demikianlah tips dalam memilih pipa semoga bermanfaat bagi anda.


Http://www.infometrik.com

Tips Saat Mengikuti Pameran Pendidikan

Saat anda berada di pameran pendidikan anda pasti banyak di tawari tempat, dan paket pendidikan yang di tawarkan oleh tiap lembaga pendidikan hal tersebut tentunya membuat anda menjadi bingung, hal yang perlu anda lakukan adalah :

  1. kumpulkan informasi sebanyak mungkin dan ambil saja brosur yang mereka tawarkan
  2. jangan langsung menentukan pilihan
  3. jangan memberikan nomer telefon atau data anda
  4. tugas anda di sana hanyalah mencari informasi saja dan jangan mudah terbujuk oleh iming iming fasilitas atau paket pendidikan yang menarik, karena yang akan menjalani pendidikan tersebut anda nantinya bila tidak srek anda yang akan repot nantinya.
setelah anda pulang kerumah barulah anda pertimbangkan mengenai tempatnya, waktunya dan fasilitas apa saja yang bisa anda dapatkan dari lembaga pendidikan tersebut.
  1. apakah tempatnya tidak terlalu jauh dari tempat anda? jadi pilihlah tempat pendidikan yang tidak jauh dari rumah anda agar anda dapat menghemat biaya transportasi selama anda mengikuti pendidikan tersebut.
  2. apakah waktunya sesuai dengan keinginan atau jadwal anda sehari hari anda harus menyesuaikan waktu anda antara kesibukan dengan pendidikan anda nantinya.
  3. fasilitas pendidikan apa saja yang anda dapatkan dari lembaga pendidikan tersebut ? bila fasilitasnya memadai maka anda dapat menentukannya serta apakah pengajarnya berkualitas karena itu sanyat menentukan sekali kemampuan anda setelah belajar di sana.
sekian tips dari saya mengenai pameran pendidikan semoga bermanfaat bagi anda.

Saat Mulai Belajar Foto

ada beberapa hal yang harus anda ketahuai saat mulai belajar foto:
pertama adalah untuk mengenal karakter kamera anda. setiap kamera memiliki karakter yang berbeda bahkan untuk jenis yang sama.

kedua adalah untuk melatih teknik komposisi. apa itu komposisi? begini, pada dasarnya memotret tidak ada bedanya dengan melukis. bedanya, memotret adalah melukis dengan cahaya. merekam apa yang ada di hadapan kita untuk disimpan dalam frame kamera. komposisi adalah bagaimana kita meletakkan setiap objek-objek yang ada di depan kita dalam kotak frame foto. dimana letak orang sebaiknya? dimana letak bunga? seperti itulah, untuk hal ini sebaiknya anda mengikuti sekolah fotografi

komposisi tentu saja terserah anda. fotografi adalah seni, bukan matematika. memang ada sih teknik komposisi klasik yang selalu diajarkan kelas-kelas fotografi. teknik klasik itu bernama the rule of the third. prinsipnya adalah membagi area foto menjadi tiga bagian. foreground adalah daerah bagian depan, point of interest (poi) adalah objek yang menjadi titik cerita, dan background adalah daerah yang ada di bagian belakang poi. the rule of the third juga membagi kotak frame menjadi tiga bagian. kiri, tengah, dan kanan. atas, tengah, dan kanan. nah, kunci sakti dari teori ini adalah: tempatkanlah poi pada garis perpotongan tiga bagian itu. kapan-kapan saya akan menjelaskan lebih detail teknik komposisi ini. tapi pada dasarnya, komposisi adalah bebas sesuka hati fotografer.

bagaimana dengan settingan kamera cek disini kursus gratis? berapa setting untuk landscape, portrait, night view, atau sunrise? saya bisa jawab, tidak ada settingan baku, semuanya tergantung kondisi di lapangan waktu kita memotret. jangan dipusingkan oleh kombinasi apperture, shutter speed, dan iso. sudahlah, set dulu di auto. jepret sebanyak-banyaknya.

eksplorasi objek, sudut yang berbeda

kalau anda sudah cukup mengenal kamera anda, saatnya melangkah ke step selanjutnya. eksplorasi objek. set kamera di mode manual (m), apperture priority (a/av), atau shutter priority (s/tv). saya pernah membaca, untuk melatih pengeksplorasian objek, bisa dilakukan dengan cara memotreti benda-benda yang ada di kamar anda. syaratnya, tiap hari benda yang sama itu harus berbeda sudut dari kemarin dan begitu seterusnya.

hasil bagus atau tidak bagus itu urusan personal. sekali lagi, belajar foto itu bukan matematika, cth kursus bangunan. karena itulah bagi saya foto itu tidak bisa dilombakan mana yang terbaik mana yang terjelek. tidak. karena rasa seni itu subjektif. foto itu urusan hati fotografernya. kalau ia puas dengan foto yang kata orang jelek, itulah foto yang bagus.