13 Juni 2013

Gesek Tunai lebih Menguntungkan Dan Hemat Dari ATM


gesek tunai surabaya - Percaya atau tidak, jika anda pernah mendengar kalimat bahwasannya “Gesek Tunai Jauh Lebih Murah Daripada ATM”, maka hal tersebut adalah fakta!! Mengapa bisa demikian murah? Oke sedikit kita cekidot..Bahwasanya Kartu ATM dan kredit itu mempunyai batasan / limit dalam pengambilan uang dan pembelian barang, mengapa?? Ya karena memang di sesuaikan dengan approval dari bank itu sendiri..



Tetapi jika si nasabah menggunakan metode Gesek tunai, maka pihak penyediakan akan dapat memenuhi kreditan nasabah di karenakan si pemberi Gesekan tunai akan mendapatkan fee tambahan sbesar 2.5% dari total kredit yang akan anda gesek..So intinya ““jika limit kartu kreditnya masih ada, ratusan juta juga akan dilayani, tetap bunganya 2,5 %.””..Pengguna jasa layanan ini memang digunakan oleh pengguna yang ingin mendapatkan uang secara cepat dan tidak ingin terkena charge yang tinggi jika mengambil uang di ATM.

Apalagi dewasa ini praktek gesek tunai sendiri sudah di obral secara terbuka oleh beberapa jasa penyedia layanan, mereka seakan tidak ragu dan malu lagi untuk memberikan fasilitas gesek tunai surabaya sekalipun hal tersebut berbau illegal seperti yang di katakana oleh pihak Bank Indonesia sebelumnya..So bagi anda yang ingin menghindari charge yang tinggi pada saat mengambil uang di ATM, maka layanan gesek tunai ini memang sangat cocok untuk anda coba!
Semoga berguna



Artikel terkait - gesek tunai surabaya

12 Juni 2013

3 Jenis Sensor Detektor Vital Di Fire Alarm Kebakaran


Fire Alarm Kebakaran, yaks benda yang satu ini memang bisa dibilang sebagai salah satu benda yang amat sangat membantu anda mendeteksi kebakaran yang bakal terjadi ataupun yang sedang terjadi. Memang bisa dibilang sekalipun benda ini tidak dapat menyelamatkan barang barang anda secara utuh, tetapi fungsi alat ini memang Cuma satu, yakni bisa memperingatkan anda sedini mungkin sebelum musibah kebakaran akan terjadi maupun bertambah parah.



Jenis Fire Alarm Kebakaran pun saat ini bermacam – macam yang di jual di pasaran, dari yang termurah terkecil hingga termahal dan terlengkap dengan beberapa tambahan fitur serta fungsi di dalamnya. Berikut 3 Jenis alarm kebakaran yang wajib anda ketahui sebelum anda mengaplikasikannya di rumah anda..Cekidot :


  • Smoke Detector, atau detektor asap adalah alat yang berfungsi mendeteksi asap.Ketika detektor mendeteksi asap maka detektor akan segera mengirimkan sinyal sehingga fire alarm berbunyi.
  • Heat Detctor, berfungsi mendeteksi terjadinya perubahan energi thermal (panas) yang diakibatkan oleh adanya api. Detektor panas memiliki dua type yaitu detektor dengan batasanan suhu yang tetap, dan detektor yang mendeteksi peningkatan suhu secara seketika.
  • ·Flame Detector, berfungsi mendeteksi adanya kobaran api, memiliki tiga jenis type yaitu sensor optik, ionisasi dan thermocouple.
Apapun merk dan tipenya, usahakan ke tiga jenis fungsi di atas dapat anda miliki dalam satu alarm saja, minimal dua, karena dua detector saja biasanya sudah lebih dari cukup bagi anda untuk tetap waspada dari bahaya ancaman kebakaran yang terjadi…

Ok semoga berguna

Jelang Hari Besar, Gesek Tunai Sangat Membantu




Gesek Tunai - Percaya atau tidak tapi inilah fenomena yang terjadi di masyarakat saat ini,ya Gesek Tunai, praktek berhutang gaya baru yang saat ini sedang marak di perbincangkan banyak orang dan menjadi salah satu solusi instan bagi anda yang tidak mempunyai uang cash di saku! Bagaimana tidak, praktek kartu kredit yang di sulap menjadi uang cash tentunya akan menarik minat banyak orang yang mendengarnya. Terlebih lagi di saat hari-hari besar akan tiba, ambil contoh Lebaran,Natal,dan hari-hari libur lainya..alasanya berbeda-beda tetapi tujuannya tetap sama, yakni berhutang uang cash dengan menggunakan kartu kredit.

Praktek ini sudah lama berjalan, paling tidak sejak 10 tahun lalu seperti yang saya dan Anda ketahui. Tapi 3 tahun belakangan, gestun makin marak. Kalau sebelumnya praktek gestun dijalankan dengan sembunyi-sembunyi dan kasak-kusuk, kini gestun bukan lagi rahasia. Banyak merchant / toko di kota besar seperti Gesek tunai Jakarta, Gesek Tunai, Bali, Bandung,Medan, dll yang membuka terang-terangan praktek Gesek tunai di toko mereka.

Bagi merchant, keuntungan yang diraih adalah biaya transaksi yang antara 2 - 3% seperti yang saya sebutkan di atas. Jadi, bila Anda perlu Rp 10.000.000 dengan biaya transaksi 2%, maka catatan transaksi akan menunjukkan angka Rp 10.200.000, sementara Anda sendiri cuma terima Rp 10.000.000. Selisih Rp 200.000 adalah fee yang dikantongi merchant, plus 3,5% fee dari penerbit kartu kredit..

So bagaimana tidak tergiur antara si calong penghutang dan fasilitator? Pesan saya Cuma satu “do it only in emergency, gesek tunai kalau kepepet sajalach